Keterangan Gambar : Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Baba (kiri), Gazali, Ketua Komisi IV Dewan DPRD Balikpapan (kanan)
rumahhijaurakyat.com, BALIKPAPAN – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Timur, H. Baba, melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kota Balikpapan. Dari kunjungannya yang disambit Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gazali dan anggotanya, membahas persiapan menjelang penerimaan murid baru untuk tahun ajaran 2025/2026.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai persiapan serta langkah-langkah yang menjadi perhatian penting dalam kegiatan tersebut nanti. Termasuk membahas progres rencana pembangunan gedung SMA Negeri dan SMK, yang diperkirakan sebanyak 3 unit untuk masing - masing sekolah.
"Kendala di Balikpapan ini kan, masalah gedung sekolah yang tidak bisa menampung banyak siswa. Makanya kami usulkan di bangun 3 gedung SMAN dan SMKN,' ujar H. Baba dikantor DPRD Balikpapan, Rabu (19/3/2025).
Politisi partai PDIP Pembangunan ini, berharap agar semua persiapan jelang PPDB berlangsung sudah dapat diantisipasi. Sehingga tidak ada lagi polemik yang muncul nanti.
Selain itu juga kita berharap agar kegiatan PPDB berjalan lancar demi memastikan kualitas pendidikan yang semakin baik di Kalimantan Timur, khususnya di Balikpapan. Kunjungan ini juga menegaskan komitmen kedua pihak untuk mendukung dunia pendidikan di provinsi tersebut.
Penerimaan murid baru tahun ajaran 2025/2026 menjadi salah satu fokus utama bagi pemerintah daerah, dengan tujuan menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi para siswa dan mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.
"Semoga dengan adanya pembangunan sekolah-sekolah ini, kita dapat memberikan solusi terhadap tantangan pendidikan, terutama di Kota Balikpapan," ujarnya.
Rencana tersebut diharapkan dapat memperkuat sektor pendidikan di Balikpapan, memberikan akses yang lebih luas bagi siswa-siswi, serta menjawab kekurangan ruang dan fasilitas pendidikan yang sudah ada. Pembangunan ini juga diharapkan dapat mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Kaltim, khususnya di Balikpapan.
Berbagai tantangan tentu dihadapi dunia pendidikan di Balikpbela khususnya terkait dengan peningkatan jumlah siswa dan kebutuhan akan fasilitas pendidikan yang lebih memadai.
"Kami menyadari bahwa perkembangan jumlah penduduk dan siswa di Kota Balikpapan terus meningkat, sementara fasilitas pendidikan yang ada belum cukup untuk mengakomodasi semua kebutuhan tersebut. Oleh karena itu, pemerintah provinsi melalui Komisi IV DPRD Kaltim berkomitmen untuk membangun tiga sekolah negeri, yaitu dua SMA negeri dan satu SMK negeri, untuk menjawab tantangan ini," ujar H. Baba.
Peningkatan jumlah siswa yang signifikan di Kota Balikpapan dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi salah satu faktor yang mendesak untuk segera diambilnya langkah konkrit dalam pengembangan dunia pendidikan. Banyaknya calon siswa yang tidak tertampung di sekolah-sekolah negeri yang ada saat ini menjadi masalah besar yang harus segera diatasi.
"Kami berharap pembangunan tiga sekolah baru ini akan memberikan solusi konkret terhadap masalah tersebut, dengan membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak Balikpapan untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas," tambah H. Baba.
Dengan adanya tiga sekolah baru ini, diharapkan dapat mengurangi beban sekolah-sekolah negeri yang sudah ada, yang selama ini terpaksa menampung jumlah siswa yang melebihi kapasitas. Selain itu, pembangunan SMK negeri juga bertujuan untuk memperkuat sektor pendidikan vokasi yang saat ini sangat dibutuhkan, terutama untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap menghadapi tantangan industri dan dunia kerja.
H. Baba juga menekankan bahwa tujuan utama dari pembangunan sekolah-sekolah baru ini bukan hanya untuk menambah jumlah sekolah, tetapi juga untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Balikpapan. Sekolah-sekolah yang akan dibangun ini diharapkan akan dilengkapi dengan fasilitas modern yang mendukung kegiatan belajar mengajar, seperti ruang kelas yang nyaman, laboratorium yang memadai, serta fasilitas teknologi yang memadai. Hal ini tentunya sejalan dengan visi besar pemerintah untuk menjadikan Kaltim sebagai daerah yang unggul dalam bidang pendidikan.
"Selain menyediakan ruang bagi lebih banyak siswa, kami juga ingin memastikan bahwa kualitas pendidikan yang diberikan di sekolah-sekolah ini akan setara dengan sekolah-sekolah terbaik di Indonesia. Oleh karena itu, kami akan bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk memastikan setiap aspek pembangunan dan pengelolaan sekolah berjalan dengan baik," ujar H. Baba. (war)
Tulis Komentar